ASUS ROG Strix Hero II, Mesin Gaming Para Gamer MOBA #ReviewKesiniaja

8 min


2 shares

ASUS ROG merilis notebook gaming terbaru yang bernama ASUS ROG Strix GL504 Hero II. Perangkat gaming ini, adalah suksesor dari ROG GL503 Hero Editon. Laptop gaming tersebut diklaim ditujukan untuk para gamer MOBA (Multiplayer Online Battle Area).

Kendati game-game bergenre MOBA seperti DOTA dan yang lainnya tidak memerlukan spesifikasi tinggi untuk dimainkan, ASUS tetap memberikan komponen tingkat tinggi untuk membekali para pemain atau atlet e-Sport tersebut.

Salah satu yang diteruskan dari versi lama adalah, dukungan layar IPS 15,6 inci ber-refresh rate 144Hz 3ms. Teknologi tersebut akan membantu permainan game berbasis MOBA akan smooth dan nyaman. Spesifikasi pendukung utama lainnya seperti prosesor Intel Core i7 generasi ke-8 dan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB. Jelas ini adalah komponen tingkat tinggi dan sanggup buat melibas game AAA lebih berat dari sekedar DOTA.

Jelasnya, mampukah ROG Strix GL504 memenangkan hati para gamer MOBA di Tanah Air? Apakah ASUS kali ini menawarkan produk yang benar-benar tangguh untuk mereka. Terlebih segmen gaming ini benar-benar akan menjadi serius ke depannya, mengingat e-Sport sudah masuk dalam eksebisi di Asian Games 2018.

Kalau begitu jangan kemana-mana, tetap baca reviewnya di Kesiniaja.co sampai habis ya.

Desain Beneran Keren Sih. ASLI

Perlu saya tekankan disini, desainnya emang beneran keren. ASLI. Bodinya tipis, ringan, dan sangat bergaya. Intinya penampilan ini sangat premium. Namun kalau dibandingkan dengan versi sebelumnya, keliatan bahwa desainnya memang mengambil inspirasi dari desain versi GL503 Strix Hero Edition. Namun menurut saya ya memang kenapa? toh desain versi sebelumnya juga memang sudah keren dan berubah dibandingkan Strix versi lebih jadulnya lagi yakni ROG Strix GL502.

Satu hal yang berbeda dari desain sebelumnya adalah penggunaan RGB pada logo ROG yang berada di depannya. Kemudian juga ada LED strip yang menyala dibagian bawah palm rest keyboard. Asli itu sih menurut saya very cool and awesome beibeh.

ROG Strix Hero II dirancang dengan tombol keyboard “QWER” transparan dan finishing brushed. Selain itu, dengan menggunakan proses finishing in-mold empat langkah khusus, dengan patern khusus, tak hanya menghasilkan permukaan yang tahan noda, Strix Hero II akan aman dari tanda sidik jari yang tidak yang bakal merusak estetika.

Selain itu, bingkai karet yang unik mengelilingi layar – ini tidak hanya melindungi tampilan dari kerusakan ketika Anda menutup tutupnya, tetapi juga secara visual meningkatkan kelenturan bezel untuk nuansa yang lebih mendalam.

Port Konektivitas

Demi membuat ruang gerak mouse yang lebih bebas, port I/O yang paling banyak digunakan diletakan di sisi kiri laptop ROG, sementara sisi kanan dicadangkan untuk port mouse USB, sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang kabel atau periferal redundan lainnya yang menghalangi mereka.

ROG Strix HERO II terisi penuh dengan DC IN, RJ-45, miniDP 1.2, HDMI 2.0, 2 x USB 3.1 gen1, USB 3.1 gen2, 3.5mm audio jack di sisi kiri, di sisi lain, ada Pembaca Kartu SD dan port USB 3.1 gen2 di sisi kanan.

Display : Bezel Tipis dan Refresh Rate 144hz

ROG Strix Hero II yang baru ini hadir denganlayar IPS Full HD (1920×1080) 15,6 inci dengan bingkai layar sangat tipis dan berjenis matte panel. Bobotnya hanya 2,4Kg dan diklaim lebih ringan dari pendahulunya. Ini membuat perangkat jadi super mobile, membuat kamu bisa bermain dimanapun kamu mau.

Layar refresh rate 144Hz tinggi untuk gamer dapat sepenuhnya menyajikan setiap frame dari game Anda. Selain itu, layar IPS dan kecepatan respon 3ms memungkinkan para gamer untuk menikmati kecepatan refresh halus mentega dan meningkatkan 100% warna sRGB.

Cara ASUS membuat bingkai laptopnya ini sangat tipis yakni memiliki frame 0.77cm, patut diapresiasi. Tim ROG menerapkan injeksi plastik bahan ganda sehingga layar memiliki kekompakan yang lebih. Logo ROG sputtering high-gloss dapat dilihat tepat di bawah layar, sehingga pengguna dapat merasakan nuansa ROG baik di dalam maupun di luar. Desain bingkai layar yang tipis, membuat web cam laptop dipindahkan ke sisi kanan logo ROG.

Adaptor

ROG Strix Hero II hadir dengan power adapter baru yang tidak hanya dilengkapi dengan logo ROG tetapi juga dengan ukuran yang lebih ringkas. Adaptor 180W yang baru menyusut menjadi 160mm x 76.2mm x 25.8mm, yang lebih kecil baik panjang maupun tingginya dibandingkan dengan adaptor sebelumnya. Jadi, membuat seluruh laptop ini lebih portabel.

Pendinginan : Advance Anti-Dust Cooling System

ROG sangat mementingkan sistem pendinginan karena memiliki pendinginan yang stabil dan sangat baik memastikan pemain menikmati pengalaman bermain yang lebih mulus. Laptop Hero II dilengkapi dengan konfigurasi heatpipe ganda yang dikombinasikan dengan dua kipas 12V berkinerja tinggi dan Anti-Dust Tunnels untuk mengusir debu dengan gaya sentrifugal melalui terowongan debu yang dirancang khusus. Ini membantu menjaga modul pendingin internal sebersih mungkin, dan sangat membantu menambah daya tahan sistem.

Jika dibandingkan dengan kipas 5V tradisional, kipas 12V yang digunakan di laptop Hero II 20% lebih cepat, memberikan 42,5% lebih banyak aliran udara, dan menghasilkan 92% lebih banyak tekanan udara. Sirip pendingin tembaga khusus yang digunakan dalam Strix Hero II hanya setipis 0,1 mm – setengah dari ketebalan sirip biasa. Sirip sempit memungkinkan lebih banyak dari area yang dijangkau sistem pendingin; ini meningkatkan luas permukaan untuk disipasi panas hingga 10%, sementara pada saat yang sama mengurangi hambatan udara hingga 7%.

Kontroler cerdas dihardirkan untuk mengontrol kecepatan kipas, tetapi gamer masih memiliki kebebasan untuk memilih mode kipas yang diinginkan. Dengan menekan Fn + F5 atau mengakses Gaming Control Center, gamer dapat mengalihkan mode ke OverBoost untuk kecepatan kipas tercepat dan kontrol suhu yang ideal. Standar pabrik diatur ke Mode Balance, dan Mode Silent juga tersedia.

Keyboard

Dalam hal pengalaman mengetik secara keseluruhan, kurva keycap 0,25 mm memberikan kenyamanan lebih ketika jari bertemu dengan tombol. Ini juga dapat membantu mengarahkan jari ke pusat kunci. Jarak antar key yang 1,8 mm dapat secara akurat menentukan tekanan dan feedback. Selain itu, laptop ROG Hero II dilengkapi dengan teknologi eksklusif OverStroke yang dikembangkan oleh ASUS. Ketika sebuah tombol ditekan dan saat akan mencapai titik tekanan maksimum 62g, gamer dapat merasakan tombol menurun setelah puncak maksimal telah tercapai untuk umpan balik taktil yang lebih tepat dan lebih cepat.

Secara visual, keyboardnya telah dilengkapi dengan teknologi backlight AURA RGB. Ada empat zona kontrol cahaya yang dapat dikonfigurasi dengan menggunakan aplikasi AURA CORE ROG Gaming Center. Sejumlah pengaturan efek pencahayaan sudah tersedia, tetapi pemain juga dapat menyesuaikan empat zona cahaya.

Teknologi Aura Sync memberikan seluruh permainan Anda pengaturan tampilan dan nuansa yang konsisten. Cocokkan warna logo ROG, keyboard, bar cahaya pada Strix Hero II dengan mouse gaming, headset, dan perangkat lainnya yang didukung oleh Aura Sync. Spektrum penuh warna dan tujuh mode pencahayaan yang berbeda dapat dengan mudah diakses melalui panel kontrol Aura.

Performa

ASUS ROG Strix Hero II memiliki CPU Intel Core i7 8750H dipercaya sebagai otak dari laptop ini. Ini merupakan prosesor 6 core 12 thread berkecepatan 2.2 GHz dengan Turbo hingga 4.1 GHz.

Kerja CPU ini juga didukung oleh RAM DDR 4 2666 MHz berkapasitas 16GB sehingga total RAM yang diusung laptop gaming ini sebesar 32 GB. Sedangakan untuk urusan grafis, ASUS mempercayakan NVIDIA GeForce GTX 1060 dengan VRAM 8GB GDDR5.

Dan saat di uji dengan Cinebench, prosesor 6 core 12 thread ini mencatatkan poin sebesar 1177 cb poin dengan performa single core di angka 172 cb poin. Hasil ini bisa menggambarkan bahwa prosesor ini sangat bisa diandalan untuk kerja tugas yang berat.

Hadir dengan mode preset penggunaan yang berbeda, tiap mode preset di GL504GM Hero II menawarkan performa yang berbeda pula. Hal ini terbukti saat kami coba menjalankan pengujian dengan aplikasi serupa dengan mode Overboost, prosesor 6 Core 12 Thread ini mencatatkan poin sebesar 1236 cb poin dengan performa single core di angka yang sama, 172 cb poin.

Hal ini membuktikan bahwa saat di mode penggunaan Overboost, laptop ini berjalan dengan setting turbo core yang berbeda saat menjalankan aplikasi yang memanfaatkan banyak core prosesor. Namun meski berjalan dengan mode Overboost, temperatu CPU-nya tetap sama, berkat sistem pendingin yang dilengkapi dual fan 12v dan teknologi Anti-Dust.

Sementara di sektor media penyimpanan, GL504VM Hero II menyediakan SSD m.2 NVMe berkapasitas 256 GB. Menariknnya, SSD ini memiliki kecepatan read dan write yang luar biasa tinggi dimana kecepatan write sekuensialnya mencapai angka 1163,8 MB per detik dan kecepatan read-nya mencapat 2474,3 MB per detik.

ASUS pun menyematkan sebuah SSHD berukuran 1 TB di laptop ini untuk Anda yang membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih luas. Berbekal konfigurasi ini, rasanya dijamin seluruh proses komputasi dari yang ringan hingga sesi game yang cukup membebani sistem mampu dijalankan oleh Laptop ini.

Tes Gaming

Pada benchmark sintetis seperti yang kami lakukan dengan aplikasi PCMark 8, GL504VM Hero II berjalan dengan tanpa hambatan dan mencatatkan hasil yang memuaskan. Dengan kombinasi komponen-komponen bertenaga yang diusungnya, laptop ini juga mampu menangani judul game populer seperti salah satunya Far Cry 5 di resolusi Full HD dengan setting 3D maksimal.

Far Cry 5 setting resolusi Full-HD, detail High

Dengan memainkan game-game tersebut di resolusi Full-HD dengan setting grafik 3D di preset tertinggi (Ultra) tersebut, judul-judul game di atas dapat dimainkan dengan nyaman dengan frame rate rata-rata di atas 59 dengan fps tertinggi 68 fps.

Far Cry 5 setting resolusi Full-HD, detail Ultra

Bahkan di game 3rd person populer seperti Tom Clancy The Division, laptop gaming teranyar dari ASUS ROG ini sangat bisa di andalkan. Saat di mainkan dengan laptop ini di setting maksimal, laptop ini mencatatkan fps rata-rata di angka 56,5 fps.

Saat Menjalankan game-game yang menuntut hardware maksimal, laptop ini sudah bisa menawarkan pengalaman bermain yang baik, apalagi saat menjalankan game-game MOBA. Kami rasa saat mejalankan game MOBA seperti DOTA 2, frame rate di atas 144Hz dapat dengan mudah dijalankan dengan beberapa penyesuaian setting.

Kesimpulan

Kalau hanya sekedar bermain game-game MOBA, kemampuan ROG Strix Hero Edition II sudah lebih dari cukup. Pertanyaan apakah worth it menginvestasikan dana lumayan besar pada mesin gaming ini.

Sebagai penulis saya hanya akan memberikan gambaran umum kepada Anda. Jika Anda merasa game sudah menjadi nafas dalam kehidupan kamu, dimana kamu adalah atlet e-sport misalnya, perangkat ini sepertinya layak sekali. Karena mesin gaming satu ini tidak hanya menawarkan spesifikasi mumpuni saja, melainkan tampilan berkelas agar kamu juga tidak kalah gengsi dengan yang lain.

Nah, jika kamu hanya seorang biasa mungkin kamu harus bertanya lagi sama diri sendiri. Kira kira begini pertanyaannya, “Duh kapan ya punya duit buat beli ROG. Sumpah ini keren banget”.

So, nggak kemana mana buat cari review tekno yang keren. Cukup Kesiniaja.co


Like it? Share with your friends!

2 shares
admin

0 Comments

Kesini aja buat komen

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format